Sabtu, 17 Oktober 2015

MANAJEMEN PRIBADI

 

MANAJEMEN PRIBADI

MEMBANGUN  KESUKSESAN HIDUP DIMASA DEPAN

 

Abstrak

 Manajemen pribadi adalah bagian yang tak terpisahkan dari kepribadian seorang yang BERKUALITAs. Kesungguhan merupakan unsur penting dalam mengolah  diri. Kecermatan,  ketepatan  dan perilaku keseimbangan  merupakan sikap professional  yang perlu dikembankan dan dihayati, sehingga menjadi  etos kerja.  Meningkatkan dan menjaga komitmen serta bersikap adaptif merupakan unsur penting dalam menata diri


Pengantar

            Semua orang menginginkan hidupnya sukses, bahagia, cukup harta, hidup berkeluarga, dapat melakukan kebaikan-kebaikan dalam rangka aktualisasi diri. Namun seringkali kita hanya melamunkan kesuksesan. Kita hanya ukses sebagai seorang pemimpi. Kesuksesan bukanlah mendapatkan durian runtuh, tetapi kesuksesan harus dicari, dikejar, dan didapatkan. Untuk sukses maka Anda harus berpikir bahwa :
  1. Kita harus sadar bahwa kesuksesan adalah naluri dan fitroh manusia
  2. Kita membutuhkan daftar keinginan dan kesuksesan. Tanpa daftar keinginan, obsesi, tujuan, ambisi dan mimpi alam melakukan kerja kebaikan, maka hidup kita akan kurang bergairah.
  3. Diperlukan kekuatan untuk dapat bekerja dengan memanfaatkan potensi diri yang diberikan sehingga mampu mengolah perubahan menjadi sebuah peluang untuk berhasil. Untuk bekerja sukses Anda membutuhkan teknologi. Dengan teknologi anda isa mengolah diri Anda, orang lain, dan lembaga Anda
  4. Hidup dalam lingkungan kompetisi akan menciptakan suasana yang dinamis, sehingga sikap proaktif,terbuka adaftif, simpatik, empati, dan terus berpikir ke depan merupakan sebuah keniscayaan. 

Manajemen diri

    Mulailah dari dirimu sendiri, sesungguhnya yang bisa merubah diri kita adalah diri kita sendiri. Miliki visi dan misi hidup, mainkan peran hidup untuk mencapai tujuan Anda. Mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari. Bekerjalah, dan terus bekerja. Capailah pulau impian Anda. Kejahatan yang terorganisir dapat mengalahkan kebenaran yang tidak terorganisir.

    Motivasi tinggi:

1.    Mampu menyemangati diri

2.      Berpikir bisa
3.      membayangkan keberhasilan

    Disiplin yang tinggi:

1.    Tanamkan sejak awal secara persuasive (doktrin)

2.    Jadikan sebagai kultur

3.    Jadikan standard evaluasi

4.    Ciptakan sistem yang kondusif

5.    Cari keteladanan

6.    Beri sanksi tegas jika melanggar dan reward  bagi yang terbaik

7.    Sediakan sarana

8.    Komunikasikan dengan hari Anda (perenungan)


Konsep POAC, fungsi manajemen, Untuk pribadi

Planning :

1.    langkah terawal dari sebuah perencanaan

2.    sebuah kebutuhan, karena sumber daya yang kita miliki sangat terbatas, sedangkan keinginan begitu besar dan cenderung tidak terbatas

3.    Perencanaan harus dituliskan, buatlah dokumen pribai Anda, gunakan agenda yang dapat menuntun kerja Anda setiap hari.

4.    TULIS APA YANG AKAN ADA KERJAKAN

5.    Apakah Anda telah memiliki perencanaan diri?

 

Organazing :

1.    Anda harus mengorganisasikan seluruh sumber daya yang Anda miliki, baik itu waktu, uang, harta, kesehatan, teman, lingkungan, nilai-nilai hidup, dan motivasi.

2.    belajarlah untuk selalu mengatur diri Anda. Fungsikan semua potensi dir untuk mecapai tujuan

3.    Buatlah skala prioritas dalam bekerja, dahulukan yang utama (first things first), dan manajemen waktu

4.    ORGANISASIKAN APA YANG AKAN ANDA KERJAKAN

5.    Apakah Anda telah mengolah hari-hari Anda dengan baik?

 

Actuating :

1.    Segera lakukan, Just do it !!

2.    Aplikasikan apa yang telah Anda rencanakan

3.    Bekerjalah dengan kerja ikhlas, kerja mawas, kerja cerdas, kerja keras, dan kerja tuntas

4.    KERJAKAN APA YANG ANDA TULIS

5.    Dalam satu hari, apakah Anda merasa bekerja produktif? Berapa banyak?

 

Controlling :

1.    lakukan kontrol di awal kegiatan

2.    lakukan kontrol diakhir kegiatan

3.    Evaluasi dengan rutin terhadap apa yang telah anda kerjakan, yaitu dengan membandingkan dengan rencana Anda?

4.    TULIS APA YANG TELAH ANDA LAKUKAN

5.    Apakah Anda mengevaluasi kegiatan Anda sebelum tidur?

 

METODE SWOT

    Aspek internal :

  Kekuatan-kekuatan yang dimiliki (Strengths)

  Kelemahan-kelemahan diri (Weaknesses)

    Aspek eksternal :

  Kendala dan ancaman dalam mencapai visi dan misi diri (Threats)

  Peluang-peluang yang mungkin diperoleh (Opportunities)

 

Membangun  Sikap adaptif

    Proaktif : Anda bisa mempengaruhi lingkungan, bukan lingkungan yang mempengaruhi Anda

    Sensitif : Anda mudah terangsang dengan perubahan pada lingkungan.

    Empatik: Anda bisa merasakan apa yang terjadi pada lingkungan Anda.


 

Anda adalah diri anda sendiri

Anda tidak akan mencapai hasil dengan bahagia jika tidak memiliki target

SHOW UP YOUR POTENTION !!

Disadur Dari Bahan ajar Pesantren Ramadhan Kota Padang

 

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar