MANAJEMEN PRIBADI
MEMBANGUN KESUKSESAN HIDUP
DIMASA DEPAN
Abstrak
Manajemen pribadi
adalah bagian yang tak terpisahkan dari kepribadian seorang yang BERKUALITAs.
Kesungguhan merupakan unsur penting dalam mengolah diri. Kecermatan, ketepatan
dan perilaku keseimbangan
merupakan sikap professional yang
perlu dikembankan dan dihayati, sehingga menjadi etos kerja.
Meningkatkan dan menjaga komitmen serta bersikap adaptif merupakan unsur
penting dalam menata diri
Pengantar
Semua
orang menginginkan hidupnya sukses, bahagia, cukup harta, hidup berkeluarga,
dapat melakukan kebaikan-kebaikan dalam rangka aktualisasi diri. Namun
seringkali kita hanya melamunkan kesuksesan. Kita hanya ukses sebagai seorang
pemimpi. Kesuksesan bukanlah mendapatkan durian runtuh, tetapi kesuksesan harus
dicari, dikejar, dan didapatkan. Untuk sukses maka Anda harus berpikir bahwa :
- Kita harus sadar bahwa kesuksesan adalah
naluri dan fitroh manusia
- Kita membutuhkan daftar keinginan dan
kesuksesan. Tanpa daftar keinginan, obsesi, tujuan, ambisi dan mimpi alam
melakukan kerja kebaikan, maka hidup kita akan kurang bergairah.
- Diperlukan kekuatan untuk dapat bekerja
dengan memanfaatkan potensi diri yang diberikan sehingga mampu mengolah
perubahan menjadi sebuah peluang untuk berhasil. Untuk bekerja sukses Anda
membutuhkan teknologi. Dengan teknologi anda isa mengolah diri Anda, orang
lain, dan lembaga Anda
- Hidup dalam lingkungan kompetisi akan
menciptakan suasana yang dinamis, sehingga sikap proaktif,terbuka adaftif,
simpatik, empati, dan terus berpikir ke depan merupakan sebuah
keniscayaan.
Manajemen diri
•
Mulailah
dari dirimu sendiri, sesungguhnya yang bisa merubah diri kita adalah diri kita
sendiri. Miliki visi dan misi hidup, mainkan peran hidup untuk mencapai tujuan
Anda. Mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari. Bekerjalah, dan terus bekerja.
Capailah pulau impian Anda. Kejahatan yang terorganisir dapat mengalahkan
kebenaran yang tidak terorganisir.
•
Motivasi
tinggi:
1.
Mampu
menyemangati diri
2. Berpikir
bisa
3. membayangkan
keberhasilan
•
Disiplin
yang tinggi:
1.
Tanamkan
sejak awal secara persuasive (doktrin)
2.
Jadikan
sebagai kultur
3.
Jadikan
standard evaluasi
4.
Ciptakan
sistem yang kondusif
5.
Cari
keteladanan
6.
Beri
sanksi tegas jika melanggar dan reward
bagi yang terbaik
7.
Sediakan
sarana
8.
Komunikasikan
dengan hari Anda (perenungan)
Konsep POAC, fungsi manajemen, Untuk
pribadi
Planning :
1.
langkah terawal dari sebuah perencanaan
2.
sebuah kebutuhan, karena sumber daya yang kita miliki sangat
terbatas, sedangkan keinginan begitu besar dan cenderung tidak terbatas
3.
Perencanaan harus dituliskan, buatlah dokumen pribai Anda, gunakan
agenda yang dapat menuntun kerja Anda setiap hari.
4.
TULIS APA YANG AKAN ADA KERJAKAN
5.
Apakah Anda telah memiliki perencanaan diri?
Organazing :
1.
Anda harus mengorganisasikan seluruh sumber daya yang Anda miliki,
baik itu waktu, uang, harta, kesehatan, teman, lingkungan, nilai-nilai hidup,
dan motivasi.
2.
belajarlah untuk selalu mengatur diri Anda. Fungsikan semua
potensi dir untuk mecapai tujuan
3.
Buatlah skala prioritas dalam bekerja, dahulukan yang utama (first
things first), dan manajemen waktu
4.
ORGANISASIKAN APA YANG AKAN ANDA KERJAKAN
5.
Apakah Anda telah mengolah hari-hari Anda dengan baik?
Actuating :
1.
Segera lakukan, Just do it !!
2.
Aplikasikan apa yang telah Anda rencanakan
3.
Bekerjalah dengan kerja ikhlas, kerja mawas, kerja cerdas, kerja
keras, dan kerja tuntas
4.
KERJAKAN APA YANG ANDA TULIS
5.
Dalam satu hari, apakah Anda merasa bekerja produktif? Berapa
banyak?
Controlling :
1.
lakukan kontrol di awal kegiatan
2.
lakukan kontrol diakhir kegiatan
3.
Evaluasi dengan rutin terhadap apa yang telah anda kerjakan, yaitu
dengan membandingkan dengan rencana Anda?
4.
TULIS APA YANG TELAH ANDA LAKUKAN
5.
Apakah Anda mengevaluasi kegiatan Anda sebelum tidur?
METODE
SWOT
• Aspek internal :
– Kekuatan-kekuatan yang dimiliki (Strengths)
– Kelemahan-kelemahan diri (Weaknesses)
• Aspek eksternal :
– Kendala dan ancaman dalam mencapai visi dan misi diri
(Threats)
– Peluang-peluang yang mungkin diperoleh (Opportunities)
Membangun
Sikap adaptif
•
Proaktif
: Anda bisa mempengaruhi lingkungan, bukan lingkungan yang mempengaruhi Anda
•
Sensitif
: Anda mudah terangsang dengan perubahan pada lingkungan.
•
Empatik:
Anda bisa merasakan apa yang terjadi pada lingkungan Anda.
Anda adalah diri anda sendiri
Anda tidak akan mencapai
hasil dengan bahagia jika tidak memiliki target
SHOW UP YOUR POTENTION !!
Disadur Dari Bahan ajar Pesantren Ramadhan Kota Padang